Category Archives: Tutorial Ms Access

Kolaborasi Ms Access vs MariaDB menggunakan MySQL Connector/ODBC

Tentang MariaDB

MariaDB didasarkan pada MySQL dan tersedia di bawah persyaratan lisensi GPL v2 .

Ini dikembangkan oleh masyarakat MariaDB dengan Monty Program Ab sebagai pramugara utamanya.

MariaDB disimpan up to date dengan rilis MySQL terbaru dari cabang yang sama.

Dalam banyak hal MariaDB akan bekerja persis seperti MySQL : semua perintah, antarmuka, perpustakaan dan API yang ada di MySQL juga ada di MariaDB. Tidak perlu untuk mengubah database untuk beralih ke MariaDB. MariaDB adalah benar penurunan pengganti MySQL! Selain itu, MariaDB memiliki banyak menyenangkan fitur baru yang dapat Anda memanfaatkan.

Lihat FAQ MariaDB untuk informasi lebih lanjut.

Rilis stabil saat ini adalah MariaDB MariaDB 5,5 .
Rilis stabil sebelumnya adalah MariaDB 5.3 .

Lihat juga

Silakan download dan install tools yang diperlukan dibawah ini:

  1. Database MariaDB http://downloads.mariadb.org/
  2. MySQL Connector/ODBC http://dev.mysql.com/downloads/connector/odbc/
  3. Artikel MariaDB support with MySQL Connector/ODBC http://kb.askmonty.org/en/mariadb-odbc/
  4. link Download Tutorial ini : https://skydrive.live.com/?cid=0f98fce8dcd8ce4d#cid=0F98FCE8DCD8CE4D&id=F98FCE8DCD8CE4D!123


[Baca Lebih Detail...]

Open PDF Inside Access Form

Dalam beberapa kasus kadang kita memerlukan input data secara paperless, terutama bagian data entry, mekanismenya bisa data di scan dari bagian lapangan, kemudian bagian data entry memasukkan data berdasarkan file pdf yang di scan tersebut. untuk itu diperlukan controls adobe pdf reader yang dikolaborasikan dengan ms. Access sebagai pengolah data.


[Baca Lebih Detail...]

Membuat Report dengan memaksimalkan fungsi DLookup

Satu hal lagi, membuat report dengan memaksimalkan fungsi DLookup, sangat dianjurkan agar kita tidak terlalu banyak report yang notabene sama persis, tetapi hanya beberapa textbox, dan gambar yang seharusnya berbeda yang bisa diambil dari sebuah table dengan fungsi DLookup dan Criteria ini.

fungsi DLookup berdasarkan sebuah control di form

untuk nilai angka:
DLookup(“FieldName”, “TableName”, “Criteria = ” & forms!FormName!ControlName)

untuk nilai string: (catatan kasih tanda apostrophe sebelum dan sesudah nilai)
DLookup(“FieldName”, “TableName”, “Criteria = ‘” & forms!FormName!ControlName & “‘”)

untuk nilai dates/time:

DLookup(“FieldName”, “TableName”, “Criteria = #” & forms!FormName!ControlName & “#”)

[lagi...]

Membuat Access Developer Extensions

Sekarang adalah saatnya diuji coba dan dioptimalkan aplikasi yang telah Anda buat, Anda siap untuk mengkompilasi dan mendistribusikan aplikasi ke USER. Anda memiliki berbagai pilihan distribusi, seperti penyebaran database untuk USER dengan versi full-blown Access, mendistribusikan aplikasi menggunakan runtime Access, dan mendistribusikan file ACCDE. Masing-masing akan kita bahas.

Tips: Sebelum mendistribusikan aplikasi Anda, terlebih dahulu Anda harus mengkompilasi aplikasi yang telah anda buat. Anda tidak ingin USER  berurusan dengan kesalahan kompilator yang bisa dihindari dengan menyusun sebelum ditempatkan pada folder yang kita inginkan. Kompilasi juga akan membantu aplikasi berjalan lebih cepat.

Sebuah ACCDE adalah file database dikompilasi dan dipadatkan yang memiliki semua source code yang dapat  diedit dihapus. Karena source code dihapus, keamanan (security) tambahan disediakan untuk aplikasi Anda. Selanjutnya, karena kode ini dihapus, ukuran aplikasi lebih kecil dan dengan demikian kinerjanya yang ditingkatkan. Karena keterbatasan file ACCDE, Anda harus menjaga database asli ACCDB dengan source code sehingga Anda akan dapat membuat perubahan nantinya jika diperlukan.

  • 1. Salah satu cara untuk mengkompilasi sebuah aplikasi dari Visual Basic Editor, dengan memilih opsi Debug >Compile Nama Database.

Pastikan versi Ms. Access sama dengan Database. Misalnya Access 2007, file dalam bentuk ACCDB. jika Access 2003, file harus dalam bentuk MDB. jika tidak di convert terlebih dahulu. [lagi...]

Query dan Modul Round Up 100 dalam Access

 

Saya ingat ketika beberapa tahun yang lalu, membuat function round up 100 dalam Access ini sangat rumit pemikirannya, di convert dalam text, kemudian di delete 2 from right, di kali 100, trus hasilnya di convert lagi ke number. logikanya bener tetapi ada keterbatasan karena tidak fleksible sebab kemungkinan angka yang di konversi dalam ribuan, ratusan ribu bahkan jutaan.

Mungkin ini bisa menjawab pertanyaan rekan yang dulu membuat saya bingung, ternyata sesederhana ini jawabannya:

1. buat table tblData: dengan field ID(AutoNumber), Angka (Number)


[lagi...]

Decompile Database Access

Untuk setiap kode program yang akan dijalankan oleh komputer, maka harus dikonversi ke machine-readable code. Kode ini disebut Kode Objek(=Object Code). Versi teks dari program yang Anda dan saya bisa baca disebut Kode Sumber (=Source Code).

Pada Access, proses produksi Kode Obyek dari Source Code disebut “kompilasi”. Setiap kali kode dijalankan untuk pertama kalinya di Access, kode ini pertama dikompilasi. (Anda juga dapat mengkompilasi sendiri dengan menekan tombol kompilasi). Satu-satunya tempat Anda dapat membuat perubahan pada kode di Source Code, yang lagi-lagi harus dikompilasi ke dalam Kode Objek.

Kadang-kadang, kode dapat dihapus dari Source Code, tapi untuk beberapa alasan tidak pernah dihapus dari Kode Objek. Kode ini tidak pernah lagi terlihat di layar sebagai teks, namun masih ada di sana di suatu tempat dalam file database. Hal ini dapat, suatu ketika, mengganggu operasi normal jalannya suatu program, kadang-kadang bisa loading nya lambat dls. untuk itu sesekali perlu di decompile, sebulan sekali atau sesuai kebutuhan, tidak terlalu sering. 

Untuk menghapus potongan dari kode yang menyimpang ini, Anda dapat “Men-decompile” database Anda dan kemudian kembali me- recompile. Proses ini menghapus semua dari Kode Obyek yang telah dikompilasi, maka ketika Anda kembali me- recompile, Anda mendapatkan Kode Obyek yang mencerminkan Source Code saat ini. ada beberapa yang mengatakan ukuran size file jadi lebih kecil beberapa % dari ukuran sebelumnya, tetapi yang jauh lebih penting adalah aplikasi kembali normal dan berjalan lebih cepat beberapa detik dari sebelumnya.

Untuk Men-decompile database Access Anda, lakukan hal berikut:

1. Klik tombol Start pada task bar dan pilih Run


[lagi...]

Membuat modul terbilang pada form

1.       Buat modulTerbilang copy paste dari module tersebut: ­­­­­­­­­

module tebilang
module terbilang

Public Function terbilang(ByVal MyNumber, ByVal vmatauang)
Dim MataUang As String, cMataUang As String
Dim Rupiah, sen, Temp
Dim DecimalPlace, Count
ReDim Place(9) As String
Dim a As Long

cMataUang = vmatauang
If cMataUang = “IDR” Then
MataUang = ” rupiah”
ElseIf cMataUang = “USD” Then
MataUang = ” dolar”
ElseIf cMataUang = “JPY” Then
MataUang = ” yen”
ElseIf cMataUang = “SGD” Then
MataUang = ” dolar singapura”
ElseIf cMataUang = “GBP” Then
MataUang = ” poundsterling”
ElseIf cMataUang = “EUR” Then
MataUang = ” euro”
Else
MataUang = ” “
End If [lagi...]

Hitung rupiah dalam pecahan nominal

Dear para Master dan rekan,
Perkenalkan saya baru di dunia pemrograman access, mohon bantuannya untuk memecahkan problem hitung rupiah dalam pecahan nominal.

Honor Sri Purwanti sebesar Rp 1.225.600 (terlampir file .xls dengan function rounddown)
terdiri dari pecahan nominal:
100.000=12
50.000=0
20.000=1
10.000=0
5.000=1
2.000=0
1.000=0
500=1
200=0
100=1

50=0

Atas attensi para Master dan rekan saya ucapkan banyak terima kasih.

Solusinya:

New Form

Buat :  New Form,  Textbox Nilai name txtNilai, Textbox 100.000 s/d 50  name text2 sd text21 dengan kondisi (Control source unbound). [lagi...]

Form Tab Propinsi, Kabupaten, Kecamatan

kawan2 pendekar access….
ada gak contoh form terdiri dari 3 Tab.
Tapi tiap tab 2 merefer ke tab 1, tab 3 merefer ke tab 2.
Kasus:
Saya punya 3 table : Tbl_propinsi, tbl_kabupaten, tbl_kecamatan
Nah saya ingin membuat 3 Tab.
Pada Tab 1 saya pilih Propinsi Jawa Timur, maka di Tab 2 tampil Kabupaten yg ada di Prop Jawa Timur
Pada tab 2 saya pilih Kabupaten Banyuwangi, maka di Tab 3 tampil semua kecamatan di Kab Banyuwangi, dst….
Thx kalau ada yg bisa ngasih saya contoh.

Solusi ini mungkin bisa membantu:

1.      Buat  3 table, tblKabupaten, tblKecamatan, tblPropinsi dengan ID =Autonumber (PK) dan relationship seperti  tampak pada gambar dibawah.

2.      Query1: SELECT tblPropinsi.Propinsi, tblKabupaten.Kabupaten, tblKecamatan.Kecamatan
FROM tblPropinsi INNER JOIN (tblKabupaten INNER JOIN tblKecamatan ON tblKabupaten.ID = tblKecamatan.IDKab) ON tblPropinsi.ID = tblKabupaten.IDPropinsi;

QueryTab2: SELECT tblKabupaten.ID, tblKabupaten.Kabupaten, tblKabupaten.IDPropinsi
FROM tblKabupaten
WHERE (((tblKabupaten.IDPropinsi)=[Forms]![Frm_Tab]![combo7]));

QueryTab3: SELECT tblKecamatan.ID, tblKecamatan.Kecamatan, tblKecamatan.IDKab
FROM tblKecamatan
WHERE (((tblKecamatan.IDKab)=[forms]![Frm_Tab![combo12]));

 

 

 
[lagi...]

Belajar SQL | Basic 3

Pada ::: BELAJAR SQL | BASIC 3 ::: ini saya ingin membahas tentang bagaimana menghapus data dan tabel dengan menggunakan perintah DELETE dan DROP. Berikut pembahasan lebih lanjut:

DELETE adalah perintah untuk menghapus record dari suatu tabel. DELETE memiliki bentuk  umum:

DELETE from nama tabel
where kolom;

Jadi misalkan kita memiliki tabel seperti dibawah ini:

Mahasiswa

NIM Nama Jurusan
2010 Fanny Informatika
2011 Sherly Design
2012 Lidya Bisnis

Lalu kita ingin menghapus data Mahasiswa dengan NIM = 2011. Caranya:

DELETE from Mahasiswa
where NIM = 2011;

Hasilnya:

NIM Nama Jurusan
2010 Fanny Informatika
2012 Lidya Bisnis

Seperti yang anda lihat, bahwa seluruh record dari NIM 2011 terhapus. Dan bila anda ingin menghapus record mahasiswa bernama Fanny dan Lidya bersamaan, anda dapat gunakan perintah ini:

DELETE from Mahasiswa
where Nama = ‘Fanny’ or
Nama = ‘Lidya’;

DELETE * from Mahasiswa;

Menghapus Tabel

Perintah untuk menghapus tabel adalah DROP. Bentuk umumnya:

DROP TABLE nama tabel;

Contoh: Menghapus tabel Mahasiswa beserta seluruh recordnya. Caranya adalah:

DROP TABLE Mahasiswa;

Penutup

Beberapa hal yang patut diperhatikan dalam penulisan perintah SQL adalah:

  1. Perhatikan huruf besar – huruf kecil. Agus tidak sama dengan agus. Gaji_Pegawai tidak sama dengan GajiPegawai
  2. Jangan lupa untuk membubuhi tanda titik koma ( ; ) di setiap akhir penulisan perintah.

Terakhir, saya ucapkan selamat karena anda telah mempelajari perintah-perintah DDL dan DML pada SQL. Dan anda bisa dibilang telah menguasai Tingkat Dasar SQL. Untuk mempelajari SQL Tingkat Lanjut akan saya bahas pada artikel lain. Keep Spirit  dan sukses untuk anda.

Belajar SQL | Basic 2

Setelah pada ::: BELAJAR SQL | BASIC 1 ::: kita bersama-sama belajar tentang bagaimana membuat tabel dan mengisikan datanya, selanjutnya pada ::: BELAJAR SQL | BASIC 2 ::: ini saya akan membahas perintah SELECT dan UPDATE.

Perintah SELECT digunakan untuk menampilkan tabel berdasarkan kriteria yang kita inginkan. Bentuk umum dari perintah SELECT adalah:

select kolom from nama tabel
where kondisi;

Misalkan kita memiliki sebuah tabel Sales seperti dibawah ini:

Sales

Kode Nama Alamat Gaji
SL01 Rahmad Dupak 1,300,000
SL02 David Sambikerep 1,300,000
SL03 Ays Sambikerep 1,250,000
SL04 A.Iwan Kenjeran 1,350,000

Lalu dari tabel diatas yang ingin kita tampilkan hanya kolom Kode dan Nama. Perintahnya adalah:

SELECT Kode, Nama from Sales

Hasilnya adalah seperti dibawah ini:

Kode Nama
SL01 Rahmad
SL02 David
SL03 Ays
SL04 A.Iwan

Untuk melihat seluruh kolom dalam tabel gunakan perintah SELECT * from Sales.

Bagaimana bila kita ingin menampilkan Kode dan Nama sales yang namanya berinisial A saja? Berikut ini perintahnya:
SELECT Kode, Nama from Sales2
where Nama LIKE ‘A%’;

Hasilnya adalah seperti dibawah ini:

Kode Nama
SL03 Ays
SL04 A.Iwan

Bila anda menginginkan nama yang berakhiran s maka anda tinggal merubah ‘A%’ menjadi ‘%s’.

Tantangan berikutnya, anda diminta menampilkan Kode, Nama, Alamat dan Gaji sales yang memiliki gaji kurang dari 1,300,000. Inilah caranya:

SELECT * from Sales
where Gaji < 1300000;

Hasilnya adalah tabel dibawah ini:

Kode Nama Alamat Gaji
SL03 Ays Sambikerep 1,250,000

Operator-operator lainnya seperti >,=,>=,<=, juga dapat anda gunakan.

Mengubah Data

Untuk mengubah atau mengganti data lama dengan data yang baru kita gunakan perintah UPDATE. Perintah UPDATE memiliki bentuk umum:

UPDATE nama tabel
set kolom = [data baru]
where kolom = [data lama];

Misal saja kita ingin merubah nama Ays pada tabel Sales menjadi Anisah, caranya adalah sebagai berikut:

UPDATE Sales
set Nama = ‘Anisah’
where Nama = ‘Ays’;

Kemudian bila anda ingin menaikkan Gaji sebesar 50,000 bagi sales yang gaji semulanya masih dibawah 1,350,000, anda dapat menggunakan perintah dibawah ini:

update Sales
set Gaji = Gaji + 50000
where Gaji < 1350000;

[Besambung...]

Belajar SQL | Basic 1

[BELAJAR SQL]
SQL adalah kependekan dari Structured Query Languange yang merupakan bahasa database standar industri. BELAJAR SQL merupakan panduan lengkap bagi yang ingin mengembangkan SQL menuju Database Server.

Apakah SQL itu?

SQL adalah kependekan dari Structured Query Languange yang merupakan bahasa database standar industri.

SQL menyediakan Data Definiton Language (DDL) dan Data Manipulation Language (DML). Walaupun dalam beberapa bagian saling bersangkutan, perintah DDL memungkinkan kita untuk membuat dan mendefinisikan tabel (CREATE TABLE), dan index (CREATE INDEX), sedangkan perintah DML memungkinkan anda untuk membangun query untuk mengambil data (SELECT) dari beberapa tabel, menyisip (INSERT) data baru, memperbaiki (UPDATE) data, dan menghapus (DELETE).

Sebelum mempelajari perintah-perintah DDL dan DML, terlebih dahulu kita akan mempelajari struktur sebuah tabel.

Struktur Tabel

Tabel Nilai

Nama Nilai
Salwa 95
Shafira 90

Berdasarkan tabel diatas maka Nama dan Nilai disebut sebagai Kolom (Field) sedangkan Salwa dan Shafira disebut Baris (Record).

Selanjutnya kita beranjak memelajari perintah-perintah DDL dan DML.

Membuat Tabel

Untuk membuat tabel kita menggunakan perintah CREATE TABLE. Berikut adalah bentuk umum dari penggunaan perintah tersebut:

create table “namatabel”
(“kolom1″ “tipe data” (constraint),
“kolom2″ “tipe data” (constraint),
“kolom3″ “tipe data” (constraint));

Keterangan: Tipe Data dapat diisi dengan text, longtext, byte, bit, counter, short, long atau datetime. Sedangkan constraint adalah panjang data yang dipesan. Untuk lebih jelasnya akan saya berikan satu contoh:

Apabila kita ingin membuat sebuah tabel Pegawai yang berisikan kolom Nama, Jabatan dan Gaji, maka perintah yang harus ditulis adalah:

create table Pegawai
(Nama text(10),
Jabatan text(8),
Gaji long(6));

Hasil dari perintah diatas adalah tabel dibawah ini:

Pegawai

Nama Jabatan Gaji

Memasukkan Data Ke Tabel

Untuk memasukkan data ke tabel kita menggunakan perintan INSERT. Bentuk umum dari perintah INSERT dapat anda lihat dibawah ini:

insert into “nama tabel”
(kolom pertama,…kolom ke-n)
nilai(nilai pertama,…nilai ke-n);

Keterangan: Nilai adalah data yang akan diisikan. Nilai pertama berarti nilai yang akan diisikan pada kolom pertama.

Masih menggunakan tabel Pegawai yang telah kita buat sebelumnya. Sekarang kita akan mencoba memasukkan data-datanya.

Data-data yang akan dimasukkan adalah: Nama : Yanto, Jabatan : Manager, Gaji : 5,000,000.

Perintah yang harus dituliskan adalah:

insert into Pegawai
(Nama,Jabatan,Gaji)
values (Yanto,Manager,5000000);

Untuk melihat hasilnya anda harus menggunakan perintah SELECT. Perintah ini akan saya bahas lebih lanjut pada pertemuan kedua. Untuk melihat tabel pegawai, gunakan perintah: SELECT * from Pegawai. Dan tabel anda seharusnya akan terlihat seperti ini:

Nama Jabatan Gaji
Yanto Manager 5,000,000

Untuk memasukkan data-data berikutnya, anda dapat mengulangi kembali dengan metode yang sama.

[Bersambung...]

Software Customize by Design

Software CakYanto

Software CakYanto

Dimotori oleh professional-² muda yang energik dan dinamis, dengan misi memberikan sumbangsih terbaik bagi Dunia Usaha, kami mewujudkan dengan PROGRAM Software Customize by Design. Banyak UKM (Usaha Kecil dan Menengah) yang memiliki omzet jutaan bahkan ratusan juta yang dalam masa krisis global beberapa waktu yang lalu, telah menyumbangkan ketahanan ekonomi bagi bangsa ini, adalah menjadi sasaran dan target kami agar data keuangan yang dimiliki menjadi lebih bankable sehingga dapat menjadi tolok ukur untuk bisa mendapatkan kucuran modal usaha dari BPR ataupun Bank Umum yang selama ini termarginalkan. Sehingga Outputnya menjadikan UKM yang tangguh dan menjadi lebih maju.

Dengan PROGRAM Software Customize by Design, kami memberikan jasa pendidikan bermutu, khususnya bidang tekhnologi informasi – komputer, dengan biaya terjangkau.

Selain itu kami juga melayani pembuatan software/aplikasi bisnis sesuai permintaan dan kebutuhan Bisnis Anda ” Software Customize by Design”.

bestbuy CakYantoDengan  biaya HEMAT, Anda tetap bisa mendapatkan software/aplikasi bisnis yang sesuai dengan pola dan kebijakan yang diterapkan pada perusahaan. Hal ini tentu sangat membantu dan mempercepat proses kerja. Karena semua transaksi pembukuan yang biasanya dikerjakan secara manual dan terpisah-pisah bisa diotomasi menjadi suatu kesatuan kerja yang saling melengkapi.

Aplikasi yang tersedia mulai dari Software Rumah Sakit, Hotel, Department Store, Koperasi, dan masih banyak lainnya.

Daftar Harga Software Customize by Design :

No Jenis Aplikasi Feature Harga
1 Aplikasi Mini Market – Retail/Grosir bar-code scanner, Stok Average, Harga jual/beli bisa bervariasi, Hutang-Piutang 7.500.000
2 Aplikasi Gerai/Outlet HP bar-code scanner, Jasa Service, Imei, Stok Average, Harga jual/beli bisa bervariasi, Hutang-Piutang 7.500.000
3 Aplikasi Dagang & Jasa Aplikasi Dagang & Jasa 7.500.000
4 Aplikasi Simpan Pinjam Aplikasi Simpan Pinjam 7.500.000
5 General Ledger General Ledger 7.500.000
6 Payroll/penggajian Payroll/penggajian, Finger Print 15.000.000
7 Aplikasi Hotel Include: Information, Business Office, HRD 20.000.000
8 Aplikasi Rumah Sakit Include: Information, Business Office, Medical Record, HRD 20.000.000
9 Aplikasi untuk Pabrik Rokok Pengolahan Bahan Baku, Perhitungan Cukai, Inventory, General Ledger, Payroll 20.000.000

*) harga belum termasuk ppn 10%

Related Link:

APLIKASI TOKO versi KOMERSIAL

Aplikasi Inventori dilengkapi dengan modul Receive dan Payment.

Sehingga tiap transaksi penjualan dan transaksi pembelian secara kredit akan masuk secara otomatis ke rekening piutang pelanggan (receivable) dan hutang ke supplier (payable).

Anda juga bisa menggunakan form pelunasan / pembayaran yang tersedia.

Juga tersedia form untuk menyesuaikan saldo piutang / hutang.

Anda juga bisa mencetak laporan Customer sub Ledger dan Supplier sub Ledger, untuk mengetahui posisi saldo piutang atau hutang.

Silahkan simak screen-shot berikut ini.

Gambar 1. Customer Ledger

Gambar 1. Customer Ledger

Gambar 2. Customer Memo Transaction

Gambar 2. Customer Memo Transaction

Gambar 3. Daftar Piutang Customer

Gambar 3. Daftar Piutang Customer

Gambar 4. Print preview Laporan Piutang Customer

Gambar 4. Print preview Laporan Piutang Customer

Relate Link:


Aplikasi Simpan Pinjam versi KOMERSIAL

  • User Friendly

Aplikasi Simpan Pinjam kami desain dengan fungsi dan tampilan yang mudah dimengerti, agar operator dapat dengan segera menggunakan aplikasi, atau istilahnya “user friendly”. Karena berdasarkan survey dan pengalaman kami di lapangan, Aplikasi yang bagus tidak harus mempunyai tampilan yang rumit sehingga sukar dimengerti, tetapi dibuat sesederhana mungkin sesuai dengan kebutuhan dan bahkan bisa kami desain sesuai dengan istilah dan kebiasaan yang dilakukan selama ini, atau Customize by Design.

Bisa dibayangkan jika pada akhirnya operator tidak ingin menggunakan Aplikasi Simpan Pinjam ini, dan menganggap lebih “enak” menggunakan cara manual yang biasa dipakai. Pasti akan terdapat banyak distorsi, dan membutuhkan pengawasan dan pemeriksaan yang lebih ketat untuk meminimalkan kesalahan yang mungkin timbul.  Untuk itu jawabannya adalah perlu adanya Aplikasi Program yang tujuannya memudahkan pekerjaan yang bisa menyimpan database sampai data tersebut tidak diperlukan lagi.

  • Pendaftaran anggota baru simpan pinjam sangat mudah dilakukan.

Operator hanya perlu memasukkan Tanggal mulai pinjam, lama angsuran, jumlah pinjaman pokok, dan prosentase bunga yang dikenakan. Maka secara otomatis program akan menjalankan semua perhitungan sesuai kebijakan atau aturan yang diterapkan.

Silahkan simak screen-capture berikut ini.

  • Angsuran Otomatis

Regenerasi angsuran per bulan bisa dilakukan dalam sekali proses, meskipun anggota simpan pinjam berjumlah ribuan.

Operator tidak perlu lagi mengentri data sambil mencocokkan nilai saldo piutang para anggota satu persatu. Dengan bantuan aplikasi ini, semua bisa dilakukan secara otomatis.

kpri3

Gambar 2. Form Data Pinjaman Koperasi Simpan Pinjam

  • Pencegahan terhadap penghapusan record yang tidak benar

Seringkali saat Operator memutuskan untuk menghapus suatu record, dan karena merasa yakin – tanpa membaca kembali peringatan yang muncul, tombol YES segera ditekan.

Padahal penghapusan ini bisa mengakibatkan semua track record simpan pinjam anggota lenyap seketika, meskipun masih tersisa saldo hutang anggota tersebut.

kpri4

Gambar 3. Pesan Warning sebelum menghapus transaksi

Namun dengan menggunakan aplikasi Simpan Pinjam, record menjadi aman. Peringatan segera muncul jika record anggota yang akan dihapus masih menyisakan saldo hutang. Proses penghapusan segera dibatalkan.

kpri5

Gambar 4. Pesan Warning dibatalkan

Postingan terkait:

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 659 pengikut lainnya.