Membuat Access Developer Extensions

Sekarang adalah saatnya diuji coba dan dioptimalkan aplikasi yang telah Anda buat, Anda siap untuk mengkompilasi dan mendistribusikan aplikasi ke USER. Anda memiliki berbagai pilihan distribusi, seperti penyebaran database untuk USER dengan versi full-blown Access, mendistribusikan aplikasi menggunakan runtime Access, dan mendistribusikan file ACCDE. Masing-masing akan kita bahas.

Tips: Sebelum mendistribusikan aplikasi Anda, terlebih dahulu Anda harus mengkompilasi aplikasi yang telah anda buat. Anda tidak ingin USER  berurusan dengan kesalahan kompilator yang bisa dihindari dengan menyusun sebelum ditempatkan pada folder yang kita inginkan. Kompilasi juga akan membantu aplikasi berjalan lebih cepat.

Sebuah ACCDE adalah file database dikompilasi dan dipadatkan yang memiliki semua source code yang dapat  diedit dihapus. Karena source code dihapus, keamanan (security) tambahan disediakan untuk aplikasi Anda. Selanjutnya, karena kode ini dihapus, ukuran aplikasi lebih kecil dan dengan demikian kinerjanya yang ditingkatkan. Karena keterbatasan file ACCDE, Anda harus menjaga database asli ACCDB dengan source code sehingga Anda akan dapat membuat perubahan nantinya jika diperlukan.

  • 1. Salah satu cara untuk mengkompilasi sebuah aplikasi dari Visual Basic Editor, dengan memilih opsi Debug >Compile Nama Database.

Pastikan versi Ms. Access sama dengan Database. Misalnya Access 2007, file dalam bentuk ACCDB. jika Access 2003, file harus dalam bentuk MDB. jika tidak di convert terlebih dahulu.

  • 2. Pilih opsi Database tools>Make ACCDE
  • 3. Kemudian Save as dengan nama file *.ACCDE

 
Dalam beberapa kasus, Anda mungkin mendistribusikan aplikasi untuk USER yang sudah memiliki office versi lengkap sudah termasuk Ms. Access terinstall di dalamnya. Selain bisa membuat file ACCDB  yang dapat diakses oleh setiap USER, Anda tidak perlu mengambil langkah-langkah lain untuk menyebarkan aplikasi kepada USER.

Mendistribusikan Aplikasi dengan Access Runtime
Jika Anda memiliki USER akhir yang tidak memiliki Ms. Access, Anda dapat mendistribusikan aplikasi untuk mereka menggunakan runtime Access. Runtime adalah versi Access dengan fitur  yang memiliki keterbatasan antara lain sebagai berikut:

  • Anda tidak dapat melihat atau memodifikasi desain objek.
  • Jendela database tersembunyi.
  • Built-in toolbar dan beberapa item menu tidak didukung, sehingga Anda mungkin harus membuat menu Anda sendiri di aplikasi Anda.
  • Beberapa key yang dinonaktifkan.

Anda dapat membuat program setup menggunakan Wizard yang memungkinkan Anda untuk mendistribusikan aplikasi  yang dikemas sekaligus dengan Access runtime. Agar dapat  menggunakan Wizard, pertama Anda harus memiliki Office Access 2007 Access Developer Extensions terinstall dan terintegrasi dengan Ms Access 2007. Hal ini bisa di Download di Link Microsoft:

Microsoft Access 2010 Runtime

http://www.microsoft.com/downloads/en/details.aspx?FamilyId=57a350cd-5250-4df6-bfd1-6ced700a6715&displaylang=en

Microsoft Access 2010 Source Code Control

http://www.microsoft.com/downloads/en/details.aspx?FamilyID=586912a5-3809-44ef-ac55-43d36ecab9de

Access 2007 Download: Access Runtime

http://www.microsoft.com/downloads/en/details.aspx?FamilyID=D9AE78D9-9DC6-4B38-9FA6-2C745A175AED

Access 2007 Download: Access Developer Extensions

http://www.microsoft.com/downloads/en/details.aspx?FamilyId=D96A8358-ECE4-4BEE-A844-F81856DCEB67&displaylang=en

 

Setelah Anda menginstal ‘Access 2007 Download: Access Developer Extensions’  Anda harus membuat Wizard untuk proyek Anda.

Klik Office Button>Developer>Package Solution…

Anda masuk form package Solution Wizard.

Wizards Template, jika anda telah melakukan setup wizard sebelumnya, maka anda bisa menggunakan template tersebut.

Output options Destination Folder, yaitu tempat penyimpanan file setup Access Developer Extensions pilih Next saja..

File Package: nama file/aplikasi yang akan di paket setup

Root install folder: root folder penempatan file setup

Install Subfolder: sub folder penempatan file setup

Require nothing and install the Access Runtime 2007: pilih ini jika Access Runtime 2007 mau dibuat satu paket setup, tetapi jika user sudah memiliki Ms Access ini tidak perlu dilakukan.

Tambahkan juga misalnya file database back end juga ebook didalam proses setup ini

End User Licence Agreement (EULA) : bisa ditambahkan juga EULA dalam format *.RTF

Klik button Ok Finish

 

Hasil akhirnya akan seperti gambar diatas. Copy semua file dan folder hasil Wizards Access Developer Extensions ini ke dalam CD dan Aplikasi Anda telah siap untuk di distribusikan. Selamat mencoba, sukses untuk anda…

Silakan klik link Download ebook ini disini.

About Sumiyanto Surabaya

http://bajajbekas.wordpress.com/ berdiri sejak 7 Mei 2009. Termotivasi untuk menghabiskan stock barang tarikan dengan metode pemasaran yang konvensional memakan banyak pikiran, tenaga, dan dana untuk kampanye melalui media koran lokal yang hanya berdurasi 1-3 hari saja. Tidak cukup waktu untuk menghabiskan seluruh stock unit tarikan yang ada. Untuk alasan itulah media ini berdiri menjembatani bagi peminat motor khususnya bajaj untuk mendapatkan informasi yang tepat, tempat yang tepat, motor yang tepat. Tidak lebih. Dikelola oleh Sumiyanto, Goal Keeper Perusahaan Finance di Wilayah Jl. Jemur Andayani 50, Ruko Surya Inti Permata D 10-11, Surabaya, 031-72472523, 081 246 83700 https://cakyanto.wordpress.com/ Belajar tentang pemrograman database berbasis Ms Access

Posted on November 29, 2011, in Tutorial Ms Access and tagged . Bookmark the permalink. 4 Komentar.

  1. hasil setelah diinstall databasenya read only jadi ga bisa editing.
    salahnya dimana ya?

  2. Jika databasenya di install pada jaringan/folder sharing coba di cek lagi pengaturan/settingannya. silakan pilih folder yang mau disharing, ini pada OS WINDOWS XP saya, klik kanan, pilih sharing and security, pada tab sharing, pilih option group network and sharing security, nah disana keduanya dicentang, share this folder to teh network dan allow nwtwork users to change my files. sehingga user bisa create, read, update, write, delete database.

    tetapi jika diinstall pada komputer yang sama seharusnya tidak menjadi masalah.

  3. Bang, bagaimana cara oprek aplikasi yang berextenstion accde database, agar saya bisa melihat database atau vba nya,, user front endnya bisa di liat, …kira2 menggunakan driver atau software yg gampng dan tidak berakibat rusak pada aplikasi yg di oprek, tx atas pencerahannya

    • kalo sudah berupa file berextention accde, artinya aplikasi tersebut sudah dicompile sehingga source code/vba nya otomatis tidak bisa dibuka kembali. inilah kehebatan ms access dan sampai saat ini saya belum pernah menjumpai tools untuk mengekstrak vba. ada di sini http://www.everythingaccess.com/ tetapi vbanya menjadi kosong, sehingga kita harus merekonstruksi ulang semua vbanya. satu-satunya yang memungkinkan adalah merekonstruksi dari file asli yang masih berupa accdb.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: